Sources of Indonesia (SoI)
Jl. Aman I No. 20, Teladan - Medan
Sumatera Utara, Indonesia
Tel: +62-61-7332259
E-mail: info@soindonesia.org soi@soindonesia.org soimedan@gmail.com
Web:
www.soindonesia.org
Simpati untuk korban Gempa Sumatera Barat dan Jambi
Pasca gempa yang meluluh lantakkan Sumatera Barat dan Jambi, perhatian hampir seluruh orang di jagad raya negeri ini tertuju ke sana . Berbagai bantuan dan tim sukarelawan juga telah dipersiapkan dan dikirimkan. Namun belajar dari upaya tanggap darurat yang selama ini berlaku di sejumlah daerah yang tertimpa bencana, persoalan bantuan yang tidak merata dan tidak tepat sasaran terus saja terjadi. Akibatnya, boleh jadi hal ini menjadikan beberapa di antara kita bingung bagaimana harus mendistribusikan bantuan dan berakhir dengan mengurungkan niatnya membantu meringankan beban saudara kita di Sumbar.
Belajar dari upaya tanggap bencana yang terjadi di Kabupaten Langkat Sumatera Utara dan Aceh Tamiang, Nanggroe Aceh Darussalam. Di mana masyarakat beberapa desa dapat bangkit lebih cepat dalam hal rekonstruksi dari beberapa desa lainnya. Sources of Indonesia bekerjasama dengan Suluh Muda Indonesia dan para aktivis peduli korban gempa Sumatera Barat, membuka posko kemanusiaan bagi Sumatera Barat. Anda dapat menghubungi di:
Tim Penanggulangan Bencana Source of Indonesia (SoI)
Informasi bentuk dukungan dan kepedulian;
Posko Medan:
Darma Lubis - 0811614014
Jalaluddin Ibrahim - 0812 603 2449
Sekretariat Sources Of Indonesia (SoI)
Jln. Aman I No.20 Teladan-Medan 20217 Sumatera Utara
Telp. 061-733 2259
Posko Pariaman:
Kontak Person Tim lapangan;
Rani Simanungkalit - 0819887012
Julyono - 087891189878
Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Pariaman;
E-mail:
soi@soindonesia.com
soimedan@gmail.com
Bantuan dapat disalurkan melalui
Bank Muamalat
Cabang KK Medan Gajah Mada
No. Rek. 00 007 1712
Swift Code MUABIDJA
Sources of Indonesia
Beramal Lewat Buku di Bazar Buku untuk Donasi Korban Gempa Sumbar
Germpa di Sumatera Barat yang terjadi pada 30 September 2009 lalu masih menyisakan persoalan. Sebahagian besar penduduk di kecamatan Sungai Limau kabupaten Padang Pariaman kehilangan tempat tinggal. Korban selamat masih tinggal di tenda-tenda pengungsian dan menggantungkan hidupnya pada bantuan. Berdasarkan hasil assessment tim penanggulangan bencana Source of Indonesia, di dusun simpang sekitar 157 dari 174 KK kehilangan tempat tinggal, di dusun kampung kotto; 110 dari 150 KK kehilangan tempat tinggal. Secara garis besar rata-rata sembilan puluh persen penduduk di korong Karambi, Pinjauan, Kamumuan dan Sungai Paku kehilangan tempat tinggal dan masih mengalami trauma.
Pengungsi Sumbar Makin Memprihatinkan
Medan – Pasca gempa 7,6 skala richter yang melanda Sumatera Barat (30/9) lalu, kondisi para pengungsi korban gempa semakin mengkhawatirkan. Meski sejumlah bantuan terus mengalir, namun korban gempa yang kelapan dan tinggal di lokasi-lokasi memperihatinkan masih menjadi pemandangan umum.
Hasil Assessment Tim Penanggulangan Bencana Source Of Indonesia ( SoI ) Di titik lokasi gempa per 05 Oktober 2009
Desa Kamumuan, Kecamatan Sungai Limau, terdiri dari 6 Dusun dengan tingkat kehancuran rumah 90 %. Pengungsi hanya menggunakan terpal dan dan tenda di depan rumah masing-masing, sangat riskan apabila terjadi gempa susulan. Jumlah Pengungsi mencapai 540 KK. Saat ini pengsungsi mulai terserang penyakit Chikungunya. Dan tidak tersedia air bersih, pengungsi harus berjalan jauh untuk membeli air. Dan saat ini pasokan air mengharapkan tadah hujan. Belum ada bantuan bantuan yang menyentuh keseluruhan dusun di desa ini.
• Rumah 90 % Rusak Berar
Tim ke 2 Penanggulangan Bencana SoI Tiba di lokasi
Setelah menempuh kurang lebih 26 jam perjalanan melewati medan yang cukup berat, akhirnya Tim 2 Penanggulangan Bencana Source of Indonesia (SoI) tiba di lokasi yang menurut informasi lapangan masih minim perhatian. Tim SoI menggunakan rute Medan-P. Sidempuan-Bukit Tinggi-Maninjau-Sungai Limau. Tim ke 2 ini tiba di Sungai Limau Kabupaten Pariaman pada pukul 01.00 dini hari (05 Oktober 2009).
Berpikir Jernih Menghadapi Dampak Bencana
Hingga Saat ini masih banyak daerah yang belum tersentuh bantuan. Desa ampek kotto kecamatan lintang, Simpang Gantiang dan beberapa titik di Kabupaten Pariaman. Pola distribusi bantuan pun menjadi satu hal yang amat penting agar distribusi bantuan bisa merata dan tertata dengan baik. Kasus penjarahan bantuan yang sempat di siarkan salah satu stasiun televisi pada tanggal 03 Oktober 2009 yang lalu merupakan dampak negatif dari pola distribusi yang belum tersistematis.
Berbagi Peran Menghidupkan kembali Ranah Minang
Gempa berkekuatan 7,6 Skala Richter dikedalaman 71 Km pada titik koordinat 0.84 LS – 99.65 BT yang meledak di daerah Sumatera Barat pada hari rabu 30 September 2009 pukul 17:16:09 WIB Lalu telah menambah catatan sejarah duka di Bumi Indonesia. Diperkirakan gempa ini telah memulangkan ratusan manusia pada sang Khalik dan ribuan orang lainnya menderita luka. Hampir semua gedung, rumah, dan fasilitas umum dipaksa rebah sujud ke bumi membekap orang-orang yang terperangkap di bawahnya, entah masih setengah hidup atau telah ikut berpulang pula.

